TRENDETIK.COM, Jakarta, Sabtu (20/12) — Majelis Taklim Basyaairul Khaeraat Indonesia (MTBKI) menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Ustadz Usman Syafruddin, M.Pd sebagai Ketua Umum Syi’ar Da’i Indonesia (SYIDA’I) masa khidmat 2025–2028.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan penuh terhadap kepemimpinan baru SYIDA’I yang diharapkan mampu memperkuat peran dakwah Islam yang moderat, berilmu, dan relevan dengan dinamika sosial masyarakat Indonesia.

Pimpinan Majelis Taklim Basyaairul Khaeraat Indonesia, Ustadz Danu JS (Jouguru), menilai terpilihnya Ustadz Usman Syafruddin merupakan hasil dari proses musyawarah yang demokratis serta cerminan kepercayaan kolektif terhadap kapasitas keilmuan, integritas moral, dan rekam jejak dakwah yang dimiliki.

Menurut Ustadz Danu, kepemimpinan dalam organisasi dakwah tidak sekadar bersifat struktural, tetapi merupakan amanah strategis yang menuntut keteladanan, visi, dan kemampuan adaptasi terhadap tantangan zaman, termasuk derasnya arus informasi dan perubahan sosial.

“Dalam setiap fase sejarah, dakwah membutuhkan figur pemimpin yang mampu menjadi pengarah dan pemersatu. Terpilihnya Ustadz Usman Syafruddin adalah pertemuan antara integritas, kompetensi, dan dedikasi yang telah teruji,” ujarnya.

Ia optimistis, di bawah kepemimpinan Ustadz Usman Syafruddin, SYIDA’I akan berkembang menjadi organisasi dakwah yang tidak hanya aktif dalam syiar keagamaan, tetapi juga berperan sebagai pusat penguatan literasi keislaman dan pembinaan da’i yang berwawasan kebangsaan.

MTBKI memandang SYIDA’I memiliki posisi strategis dalam membangun narasi dakwah yang menyejukkan, mencerahkan, dan berorientasi pada pembentukan peradaban Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Oleh karena itu, kolaborasi lintas majelis taklim dan organisasi dakwah dinilai penting untuk menjawab tantangan umat secara kolektif.

Lebih lanjut, Ustadz Danu JS menyampaikan doa dan harapan agar Ustadz Usman Syafruddin senantiasa diberikan kekuatan lahir dan batin dalam mengemban amanah kepemimpinan tersebut.

“Semoga Allah SWT melimpahkan taufik dan hidayah-Nya, sehingga kepemimpinan SYIDA’I ke depan dilandasi ketakwaan, diperkuat dengan ilmu pengetahuan, serta digerakkan oleh keyakinan yang kokoh demi tegaknya nilai-nilai tauhid di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara,” tuturnya.

MTBKI juga menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan SYIDA’I dalam program-program dakwah, pendidikan umat, serta penguatan moral dan spiritual masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan dakwah yang inklusif, berkelanjutan, dan memberi dampak nyata bagi umat dan bangsa.

Dengan kepemimpinan baru periode 2025–2028, SYIDA’I diharapkan semakin solid sebagai wadah para da’i dalam menyebarkan nilai-nilai Islam yang damai, berilmu, dan berakar pada kearifan lokal Indonesia.

Hormat kami,
Ustadz Danu JS (Jouguru)
Pimpinan Majelis Taklim Basyaairul Khaeraat Indonesia

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *