Kopi Khop Aceh Barat di KBN 2026, Sajian Kopi Terbalik Warisan Meulaboh Curi Perhatian Pengunjung JICC

0
IMG-20260725-WA0144

TRENDETIK.COM, Jakarta, 25 Juli 2026 – Keunikan budaya ngopi khas Aceh kembali memikat perhatian pengunjung Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara (KBN) 2026. Melalui Booth PD Bhayangkari Aceh A11 di Jakarta International Convention Center (JICC), Kopi Khop menghadirkan cita rasa autentik Aceh Barat dengan tradisi penyajian kopi terbalik yang menjadi daya tarik tersendiri.

Dalam wawancara dengan awak media pada hari terakhir KBN 2026, Sabtu (25/7), Barista Kopi Khop, Fathir, menjelaskan bahwa Kopi Khop berasal dari Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat. Tradisi ini lahir dari kebiasaan masyarakat pesisir, khususnya para nelayan, yang menyajikan kopi dalam keadaan gelas terbalik agar minuman tetap hangat, terhindar dari debu, sekaligus menjaga aroma kopi tetap kuat hingga saat dinikmati.

“Kopi Khop memiliki filosofi tersendiri. Cara menikmatinya dengan posisi gelas terbalik membuat ampas kopi tidak langsung ikut terminum, sehingga cita rasa kopi tetap terjaga. Kami mengusung slogan ‘Ngopi, Nyoeh, Panyang that Geurutee’,” ujar Fathir.

Ia menambahkan, Kopi Khop menggunakan biji kopi robusta pilihan yang dipadukan dengan beragam rempah khas Aceh, seperti kayu manis, beras ketan sangrai, dan rempah-rempah lainnya. Perpaduan tersebut menghasilkan aroma yang khas dan cita rasa yang berbeda dibandingkan kopi pada umumnya.

Di KBN 2026, Kopi Khop menawarkan beberapa varian, di antaranya Original yang disajikan dengan gula, serta Khop Susu yang menggunakan tambahan susu. Meski menu yang dihadirkan tidak banyak berubah dari tahun-tahun sebelumnya, konsep penyajian dan suasana khas Aceh tetap dipertahankan sebagai identitas utama.

Menurut Fathir, keikutsertaan tahun ini merupakan kali ketiga Kopi Khop berpartisipasi dalam Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara, setelah sebelumnya hadir pada penyelenggaraan tahun 2024 dan 2025. Booth juga menampilkan nuansa budaya Aceh melalui desain yang terinspirasi dari ikon wisata daerah, sehingga memberikan pengalaman berbeda bagi para pengunjung.

Fathir berharap Kopi Khop dapat terus berpartisipasi dalam ajang KBN pada tahun-tahun mendatang dan mempererat kerja sama dengan PD Bhayangkari Aceh dalam memperkenalkan kekayaan budaya serta kuliner khas Aceh kepada masyarakat luas.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut sehingga Kopi Khop dan produk-produk UMKM Aceh semakin dikenal masyarakat Indonesia,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *