AlloyGator dan Rimblades Optimistis Kuasai Pasar Pelindung Velg Indonesia Lewat Debut Perdana di GIIAS 2026
TRENDETIK.COM, Tangerang – Potensi pasar aksesori otomotif premium di Indonesia mendorong AlloyGator dan Rimblades memperkenalkan produk pelindung velg asal Inggris dalam ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD City, Tangerang.
Direktur AlloyGator dan Rimblades Indonesia, Arnold, mengatakan kehadiran perusahaan di GIIAS menjadi bagian dari strategi memperluas pasar sekaligus meningkatkan edukasi mengenai pentingnya wheel protection bagi kendaraan modern.
Ia menjelaskan banyak pemilik mobil menghabiskan biaya besar untuk menjaga tampilan bodi kendaraan, namun belum memberikan perhatian yang sama terhadap velg yang justru paling sering bersentuhan langsung dengan berbagai kondisi jalan.
“Velg menjadi salah satu komponen yang paling mudah mengalami kerusakan. Karena itu kami membawa solusi perlindungan premium yang sudah dipercaya di berbagai negara,” katanya.
AlloyGator menawarkan sistem perlindungan dengan material komposit berkualitas tinggi yang dipasang di antara ban dan velg sehingga mampu menyerap benturan secara maksimal. Sementara Rimblades hadir dengan metode pemasangan yang lebih sederhana melalui perekat khusus pada bibir velg.
Seluruh produk kompatibel untuk berbagai ukuran velg, mulai ring 12 hingga ring 24, dengan pilihan warna yang beragam sehingga mampu meningkatkan nilai estetika kendaraan.
Arnold mengungkapkan bahwa AlloyGator telah hadir di Indonesia sekitar satu tahun dan telah digunakan oleh ribuan kendaraan sebelum resmi tampil di GIIAS 2026.
Melalui ajang ini, perusahaan juga menawarkan promo peluncuran khusus bagi pengunjung pameran sebagai bentuk apresiasi terhadap antusiasme pecinta otomotif nasional.
“Kami berharap AlloyGator dan Rimblades dapat menjadi standar baru dalam perlindungan velg di Indonesia. Bukan hanya menjaga kendaraan tetap aman dari benturan dan goresan, tetapi juga memberikan tampilan yang lebih menarik dan meningkatkan nilai kendaraan,” tutup Arnold.
