Dukungan Mengalir untuk Burhanuddin Abdullah di Munas XV PWRI, Peserta Harapkan Kepemimpinan yang Mampu Satukan 3,6 Juta Anggota
TRENDETIK.COM, Jakarta, 25 Juli 2026 – Pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) XV Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) berlangsung dinamis dengan agenda utama pemilihan Ketua Umum periode 2026–2031. Dari sejumlah nama yang diusulkan, Burhanuddin Abdullah menjadi figur yang paling banyak disebut peserta sebagai calon yang dinilai mampu membawa organisasi semakin maju dan solid.
Sebagai Ketua Tim Pakar dan Inisiator BPI Danantara serta Komisaris Utama PT PLN (Persero), Burhanuddin Abdullah memiliki pengalaman panjang di bidang ekonomi, pemerintahan, dan kepemimpinan nasional. Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting dalam memimpin organisasi yang memiliki jutaan anggota dari kalangan pensiunan aparatur negara.
Ketua Seksi Publikasi dan Media Munas XV PWRI, Drs. Asri Hadi, M.A., mengatakan proses pemilihan dilakukan secara terbuka dan demokratis. Ia menegaskan bahwa seluruh peserta diberikan hak yang sama untuk menentukan pemimpin organisasi melalui mekanisme yang telah diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PWRI.
“Aspek yang paling penting adalah menjaga persatuan organisasi. Siapa pun yang terpilih harus menjadi pemimpin seluruh anggota PWRI dan mampu membangun kerja sama yang baik dengan pemerintah,” ujar Asri Hadi.
Ia menjelaskan bahwa PWRI saat ini memiliki sekitar 3,6 juta anggota yang tersebar di berbagai daerah. Karena itu, dibutuhkan kepemimpinan yang memiliki visi, kemampuan komunikasi, serta pengalaman dalam membangun kolaborasi lintas sektor agar program-program organisasi dapat berjalan lebih efektif.
Di sisi lain, Ani Sukawati menyampaikan bahwa Munas XV juga menjadi forum untuk menyerap aspirasi para anggota mengenai peningkatan kesejahteraan pensiunan dan penguatan peran PWRI di tengah masyarakat.
Selain Burhanuddin Abdullah, Prof. Dr. Ir. H. Rokhmin Dahuri, M.S. juga menjadi salah satu kandidat yang memperoleh dukungan peserta. Meski demikian, dinamika pembahasan di arena Munas menunjukkan persaingan mengerucut pada dua tokoh nasional tersebut.
Melalui Munas XV dan HUT ke-64 PWRI, seluruh peserta berharap terpilih pemimpin yang mampu membawa organisasi menjadi semakin kuat, menjaga kekompakan, memperjuangkan kepentingan para wredatama, serta mempererat kemitraan dengan pemerintah demi meningkatkan kesejahteraan anggota di seluruh Indonesia.
