Buku Energi Bersih dan Jaringan Gas Jadi Sorotan dalam Upaya Efisiensi Energi Nasional

0
IMG-20260522-WA0069

TRENDETIK.COM, JAKARTA – Peluncuran edisi pertama buku Energi Bersih Hemat dan Berkeadilan: Arah Baru Kebijakan Ekonomi Masyarakat karya Dr. H. Abdulloh Sholikudin, S.Sos., M.AP menjadi langkah awal dalam memperluas diskusi publik mengenai arah baru kebijakan energi dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat sehari-hari.

Buku tersebut secara langsung diberikan kepada Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, Bapak Laode Sulaeman, S.T., M.T., pada Jumat, 22 Mei 2026 di ruang kerja beliau. Penyerahan buku dilakukan sebagai bentuk sumbangan pemikiran terkait arah baru kebijakan ekonomi masyarakat melalui pengembangan jaringan gas untuk mengurangi beban subsidi akibat ketergantungan impor LPG.

Buku yang mulai dicetak pada Mei 2026 ini merupakan hasil kolaborasi dengan penerbit CV. SMILE’S Indonesia Institute yang bergerak di bidang consulting, training, dan publishing. Isi buku mengajak masyarakat memahami kebijakan energi nasional, khususnya pengembangan jaringan gas, sebagai solusi efisiensi energi sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam apresiasinya, Laode Sulaeman menyampaikan bahwa buku tersebut memberikan pandangan yang relevan mengenai pengembangan jaringan gas di Indonesia.

“Ini sebuah buku yang bagus sekali. Di sini diceritakan bagaimana jaringan gas dikembangkan dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya ibu-ibu yang tidak perlu lagi direpotkan dengan kelangkaan tabung gas. Dengan jaringan gas, tinggal buka keran, api menyala dan bisa langsung memasak,” ujarnya.

Selain itu, buku ini juga diapresiasi karena ditulis berdasarkan pengalaman profesional penulis sebagai praktisi dan Ahli Tata Kelola Risiko Terintegrasi (ATKRT) serta Certified Risk Governance Professional (CRGP) yang saat ini bertugas di Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM.

Menurut Laode, pengembangan gas bumi tidak hanya berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara efisien oleh rumah tangga sehingga mengurangi ketergantungan terhadap LPG impor. Pemanfaatan jaringan gas dinilai mampu menjadi salah satu solusi konversi energi yang lebih hemat dan berkelanjutan.

Melalui buku ini, diharapkan muncul pemikiran baru mengenai kebijakan energi masa depan yang tidak membebani negara dengan subsidi berlebihan, sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *