NITS Dorong Transformasi Digital Operator Bus dan Logistik di Busworld Southeast Asia 2026 Jakarta
TRENDETIK.COM, Jakarta, 22 Mei 2026 — PT Nuansa Citra Ramantha (NCR) melalui brand teknologi digitalnya, NITS (National Integrated Transport System), memperkenalkan solusi digitalisasi transportasi dan logistik terintegrasi dalam ajang Busworld Southeast Asia 2026 yang berlangsung pada 20–22 Mei 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Dalam wawancara bersama media pada hari terakhir pameran, Direktur PT Nuansa Citra Ramantha (NCR), Bradley Rianto, menjelaskan bahwa perusahaan telah bergerak di bidang software development sejak 1988 dan selama bertahun-tahun mengembangkan berbagai sistem custom, khususnya untuk sektor pemerintahan. Dalam satu dekade terakhir, perusahaan mulai memfokuskan pengembangan solusi digital untuk industri transportasi dan logistik.
Menurut Bradley, digitalisasi kini menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan kenyamanan penumpang sekaligus efisiensi operasional operator transportasi.
“Semua operator berlomba menghadirkan armada yang nyaman dan berkualitas. Namun jika proses pembelian tiket masih sulit, tentu itu menjadi tantangan. Karena itu kami hadir membantu operator memiliki platform sendiri agar lebih dekat dengan pelanggan dan memahami kebutuhan penumpangnya,” ujar Bradley Rianto.
Ia menjelaskan bahwa NITS hadir bukan untuk bersaing dengan online travel agent (OTA), melainkan sebagai pelengkap sistem operasional operator transportasi agar mereka memiliki kanal penjualan sendiri, database pelanggan sendiri, serta sistem monitoring operasional yang lebih terintegrasi.
Melalui sistem tersebut, operator dapat menganalisis perilaku pelanggan, memantau performa bisnis, hingga meningkatkan kualitas layanan secara lebih terukur dan berbasis data.
“Kalau operator memiliki platform sendiri, mereka bisa lebih fokus terhadap branding, pelayanan, dan pengelolaan customer. Mereka juga dapat memahami pola kebutuhan penumpang sehingga pelayanan yang diberikan menjadi lebih maksimal,” katanya.
Bradley menambahkan bahwa solusi digital NITS (National Integrated Transport System) yang dikembangkan oleh NCR dirancang secara end-to-end atau terintegrasi dari hulu ke hilir melalui solusi digital ERP (Enterprise Resource Planning) dan FMS (Fleet Management System). Sistem tersebut mencakup penjualan tiket, manajemen armada, pengawasan operasional, pengendalian biaya operasional, fitur keselamatan kendaraan, hingga sistem inventory pergudangan, workshop/bengkel, dan manajemen karoseri.
Menurutnya, sistem yang terintegrasi akan membuat data menjadi lebih akurat dan lengkap sehingga proses pengambilan keputusan dapat dilakukan berdasarkan data yang valid, lebih tepat sasaran, serta meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.
Di tengah kenaikan biaya operasional seperti bahan bakar, oli, dan perawatan kendaraan, operator membutuhkan sistem yang mampu membantu mengontrol pengeluaran agar bisnis tetap sehat dan efisien.
“Kami membantu operator memonitor operasional secara menyeluruh. Jadi bukan hanya mencari pendapatan, tetapi juga mengontrol kebocoran biaya operasional. Semua keputusan dapat dibuat berdasarkan data, bukan sekadar perkiraan,” jelasnya.
Salah satu fitur unggulan yang diperkenalkan adalah sistem digital untuk inspeksi kendaraan dan ram check yang memungkinkan seluruh proses pemeriksaan keselamatan tercatat secara elektronik dan dapat diaudit kembali apabila terjadi insiden.
“Keselamatan menjadi poin paling penting. Dengan sistem digital, semua proses pengecekan kendaraan tercatat dengan jelas — siapa yang memeriksa, kapan dilakukan, dan bagaimana hasilnya. Ini penting untuk audit dan evaluasi ke depan,” tambahnya.
Busworld Southeast Asia 2026 menjadi momentum perdana bagi NCR melalui NITS untuk tampil lebih terbuka kepada publik dan memperluas pasar ke berbagai sektor industri lain seperti pertambangan, logistik, fleet management, hingga tracking system.
Bradley menilai bahwa kebutuhan terhadap sistem digital kini semakin luas karena seluruh sektor membutuhkan reliabilitas, kenyamanan layanan, efisiensi operasional, serta keamanan data.
Ia juga menegaskan bahwa NITS merupakan produk asli Indonesia yang dikembangkan oleh NCR untuk mendukung ekosistem transportasi nasional agar semakin maju dan kompetitif.
“Kami ingin tumbuh bersama operator. Ketika operator berkembang, vendor dan seluruh ekosistem juga ikut berkembang. Karena itu kami hadir bukan hanya sebagai penyedia software, tetapi sebagai partner pertumbuhan,” ujarnya.
Selain itu, Bradley berharap pemerintah dapat menghadirkan regulasi yang lebih kuat terkait perlindungan data penumpang dan keamanan sistem digital transportasi di Indonesia.
Menurutnya, Indonesia merupakan salah satu pasar transportasi penumpang terbesar di Asia sehingga pengelolaan data harus dilakukan secara serius dan bertanggung jawab.
“Ke depan, regulasi mengenai keamanan data dan perlindungan data penumpang harus semakin jelas. Karena data penumpang sangat penting dan sensitif. Ketika terjadi situasi darurat, keakuratan dan kecepatan data sangat dibutuhkan,” pungkasnya.
Ajang Busworld Southeast Asia 2026 sendiri menjadi wadah strategis bagi pelaku industri transportasi, teknologi, karoseri, dan logistik untuk memperkenalkan inovasi terbaru sekaligus memperluas kolaborasi bisnis di tingkat regional maupun internasional.
